Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 Juli 2018

Puji Ratna Sarumpaet, Fadli Zon: Masak belum Apa-apa sudah Give Up

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membela aktivis Ratna Sarumpaet yang terlibat ribut dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di posko korban karamnya KM Sinar Bangun, Danau Toba. Fadli menyebut Ratna sosok yang berani.

"Ratna ya, saya lihat juga. Saya kira Bu Ratna Sarumpaet ini hebat ya, luar biasa, berani," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Fadli menyebut Ratna sedang memperjuangkan hak keluarga korban yang ingin melihat jasad keluarganya diangkut dari kedalaman 450 meter. Fadli menganggap rakyat Indonesia butuh lebih banyak sosok seperti Ratna.


"Saya kira kita butuh figur-figur yang berani seperti itu untuk menuntut hak. Kan masyarakat yang menjadi korban, keluarganya, keluarga mereka, itu kan berhak dong untuk mendapatkan satu pelayanan, satu pembelaan, dan juga usaha yang maksimal dong dari pemerintah," sebut Fadli.

"Masak belum apa-apa sudah give up (menyerah)?" ujarnya.

Sebelumnya, Ratna memprotes penghentian pencarian korban KM Sinar Bangun kepada Luhut. Ratna mengaku telah didatangi keluarga korban yang ingin pencarian terus dilanjutkan sampai jenazah diangkut dari dasar danau.

"Saya tanya ke rakyat (keluarga korban), mereka menyatakan biar cuma selendangnya, kami mau (korban) diangkut. Kami tidak mau pencarian dihentikan," tutur Ratna kepada detikcom kemarin.

Ratna tak bisa menerima alasan Tim SAR menghentikan pencarian korban. "Buat saya itu aneh, kenapa pencarian itu dihentikan," kata Ratna. det

Kepala SAR: Ratna Sarumpaet Saja yang Nyelam ke Danau Toba

Ratna Sarumpaet memprotes penghentian pencarian 164 korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba. Kepala SAR Medan santai menanggapi aksi Ratna.

"Itu kami nggak peduli. Suruh saja Bu Ratna nyelam, hahaha...," ujar Kepala SAR Medan sekaligus Koordinator Tim Pencarian KM Sinar Bangun, Budiawan, kepada detikcom, Selasa (3/7/2018).

Budiawan menilai semua orang bisa berbicara, namun Tim SAR memilih banyak bekerja. Dia mengibaratkan Ratna seperti penonton sepakbola yang terlalu banyak berkomentar, dan Tim SAR adalah pemainnya.

"Anggota saya 1600 menantang (bertaruh -red) nyawa di Danau Toba," kata Budiawan.

"Jangan banyak omong. Kalau hanya ngomong semua orang bisa. Bu Ratna saja yang nyelam," tuturnya.


Sebelumnya, Ratna sempat ribut dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun, Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (2/7/2018) pagi kemarin.

"Ini persoalan kemanusiaan! Bukan persoalan kalian! Ini persoalan Tapanuli! Jangan ada yang berani menghentikan sebelum semua mayat diangkat! Semua mayat diangkat baru boleh berhenti," kata Ratna ke arah Luhut, di bawah tenda Posko.

det

Cekcok dengan Luhut, Ratna Sindir Tol 'Jokowi' dan Ledakkan Kapal

Ratna Sarumpaet mengkritisi pengawasan yang dilakukan Pemerintah Indonesia terhadap operator atau pengusaha perorangan Kapal Motor Penyebrangan yang ada di Danau Toba, Sumatera Utara.

Rata menilai, KM Sinar Bangun tenggelam di Perairan Danau terbesar di Asia Tenggara itu, Senin lalu, 18 Juni 2018, karena lemahnya pengawasan. Dengan itu, penataan harus segera dilakukan Pemerintah Indonesia.

"Kita jangan cuma hanya bangun tol, tetapi kapal itu infrastruktur juga. Kenapa tidak diperiksa kapal yang masih layak atau tidak. Kalau tidak, diledakkan saja, karena sudah tidak layak," kata Ratna kepada wartawan di Medan, Senin petang, 2 Juli 2018.

Ratna sempat berbincangan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, jawaban mengejutkan diterima Ratna. Bahwa, akan dihentikan proses pencarian korban KM Sinar Bangun. Hal itu, membuat ia mengeluarkan suara menolak penghentian pencari korban di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun.


"Karena kami, rencana tadi malam aku mau bicara sama BNPB, beliau mengatakan akan diselesaikan hari Selasa besok, 3 Juli 2018, dengan cara tabur bunga dan lainnya. Terus, aku pikir masih ada waktu untuk jumpa pers menghubungi Jakarta dan lainnya," kata Ratna.

Penghentian pencarian ditempuh, setelah dilakukan musyawarah antara masyarakat dengan Basarnas dimotor Pemerintah Kabupaten Simalungun.

"Enggak tahunya, malah pagi ini Luhut Panjaitan sudah datang. Mungkin, dia dengar Ratna sudah ada di situ. Dia takut, kali ini rakyat akan berubah pikiran. Padahal, memang sudah berubah pikiran," kata Ratna.

Ratna menjelaskan bahwa saat melakukan peninjau langsung, keluarga korban akan mendapatkan santunan sebesar Rp60 juta dari Pemerintah. Dengan itu, proses pencarian korban dihentikan.

"Karena, saya sudah jadi aktivis 40 tahun. Saya tahu rakyat yang lemah, memang begitu posisinya. Kalau sudah berhadapan dengan kekuasaan, mereka kayak terbelah. Ada yang dikasih uang, ada yang tidak dan ada yang gontok-gontokan," ujar Ratna.

Ratna sempat adu mulut dengan seorang keluarga korban dan Menteri Koordinasi (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi di Posko Terpadu Kecelakaan KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalung, Sumatera Utara.

Ia pun, sempat diusir keluarga korban dan membuat petugas Kepolisian memintanya untuk keluar dari Posko tersebut. Namun, tidak membuat Ratna menghentikan aksi. Di luar posko, Ratna terus mengoceh-ngoceh dengan suara keras menyatakan menolak penghentian pencarian korban.

Untuk diketahui, proses pencarian pertama dilaksankaan 18 hingga 24 Juni 2018. Perpanjangan masa pencarian pertama 25 sampai 27 Juni 2018. Kemudian, perpanjangan masa pencarian untuk kedua kalinya, 28 hingga 30 Juni 2018. Untuk perpanjangan pencarian ketiga kalinya, 1 sampai 3 Juli 2018.

Untuk saat ini, Tim SAR Gabungan baru berhasil mengevakuasi 24 orang. Di mana, 21 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tiga orang dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian, 164 orang masih menyatakan hilang saat ini. Ratusan korban itu, merupakan penumpang KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin 18 Juni 2018. vv

Malaysia Cetak Sejarah Baru dengan Menteri Termuda Berusia 25 Tahun Berwajah Tampan

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia yang baru, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, punya komentar tersendiri usai dilantik menjadi menteri termuda dalam sejarah Malaysia. Apa itu?

Syed Saddiq dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga ke-18 pada Senin (2/7) pagi waktu setempat. Dia menjadi salah satu dari 13 menteri jajaran kabinet Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad yang dilantik di hadapan Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V di Istana Negara.

Politikus muda yang baru berusia 25 tahun ini mencetak sejarah sebagai menteri termuda dalam sejarah Malaysia. Syed Saddiq selama ini memimpin sayap pemuda Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dikomandoi Mahathir.

Seperti dilansir media Malaysia, Malay Mail, Senin (2/7/2018), usai dilantik, Syed Saddiq menyatakan pemerintahan Malaysia bertekad untuk menjadikan kaum muda sebagai fokus dalam agenda pembangunan negara.

"Pemerintahan ini meyakini bahwa kaum muda seharusnya menjadi salah satu pihak yang menentukan arah dan masa depan mereka sendiri," ucap Syed Saddiq dalam pernyataan resmi pertamanya usai menjadi anggota kabinet pemerintahan Mahathir.

Dituturkan Syed Saddiq bahwa pemerintahan saat ini akan memperhatikan suara-suara kaum muda yang telah membantu koalisi pimpinan Mahathir memenangkan pemilu 9 Mei. Dia juga menyatakan pemerintahan akan memperluas kebijakan untuk mempromosikan inklusivitas dan meritokrasi.



Inklusivitas adalah sikap menempatkan diri dalam sudut pandang orang lain, sedangkan meritokrasi merupakan sistem yang mendasarkan pada kepantasan juga kemampuan seseorang untuk menduduki jabatan tertentu.

Tidak hanya itu, Syed Saddiq juga berjanji akan melanjutkan upaya untuk terus memacu pengembangan bidang olahraga di Malaysia.

Dalam pernyataan terpisah, pendahulu Syed Saddiq, Khairy Jamaluddin, menyampaikan ucapan selamat kepada penerusnya ini. "Selamat, Syed Saddiq, atas penunjukan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru. Saya mendoakan dia akan membawa kesuksesan lebih besar bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga," ucap Khairy via Twitter.

Sebelum dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, nama Syed Saddiq mencuat di publik Malaysia saat memenangkan kursi parlemen untuk wilayah Muar dalam pemilu 9 Mei. Dia berhasil mengalahkan Razali Ibrahim, yang sudah tiga kali menjadi anggota parlemen di wilayah itu.

Syed Saddiq merupakan sarjana hukum dari Universitas Islam Internasional Malaysia. Beberapa waktu lalu, dia menjadi pemberitaan karena menolak tawaran beasiswa dari Universitas Oxford untuk pendidikan S2 jurusan Kebijakan Publik. Saat menolak beasiswa itu pada Oktober 2017, Syed Saddiq mengaku ingin tetap aktif di dunia politik dan melanjutkan karier politik di PPBM. Dia juga disebut ingin aktif melawan korupsi di Malaysia.


(nvc/bag)
Minggu, 01 Juli 2018

Ditanya Pilih Prabowo atau Jokowi, Begini Jawaban Tak Terduga Tommy Soeharto

Tommy Soeharto salah satu anak Soeharto yang disegani saat bapaknya HM Soeharto berkuasa di Republik ini.

Tommy juga tersandung masalah pidana.

Kiprah Tommy di pentas politik nasional ini menjadi salah satu berita terpopuler tribun-timur.com sejak Minggu (1/7/2018).

Bagi Anda yang melewatkan kemarin, berikut berita selengkapnya:

Setelah tenggelam usai orde baru tumbang, keluaraga Presiden RI ke-2, Soeharto kini mulai muncul lagi ke dunia politik.

Salah satunya adalah putra bungsungnya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto (55) alias Tommy Soeharto.

Tommy Soeharto bakal meramaikan pesta demokrasi 2019 lewat partai politiknya Partai Berkarya.

Partai ini sudah dinyatakan lolos verifikasi dan berhak ikut di pemilu 2019.
Tak hanya berpartisipasi di Pimilu Legislatif, Tommy juga disebut-sebut siapa meramaikan Pemilihan Presiden (Pilres).

Dalam wawancaranya terbarunya, Tommy menegaskan jika partainya fokus dulu di Pileg sebelum memutuskan sikap soal Pilpres.

"Kita fokus membenahi bacaleg (bakal calon legislatif) agar lebih mumpuni," katanya.

Saat ditanya apakah dirinya akan ikut Nyapres Tommy mengaku belum mengambil sikap.

Lalu jika tak nyapres, siapa pilihan Tommy, Jokowi atau Prabowo head to head?

"Saya lebih mendukung kemana rakyat lebih banyak," katanya dalam wawancara yang tayang di channel youtube.

Soal kedekatannya denga partai pendukung Prabowo, Tommy mengatakan itu bukan jaminan pihaknya akan merapat ke Prabowo.

"Itu tak sepenuhnya benar. Karena tak pernah secara terang terangan hadir bersama mereka di depan publik,' katanya

Tommy juga tak ingin terburu-buru mendukung Jokowi meski dari beberapa rilis lembaga survei menempatkan Jokowi dengan elektabilitas tertinggi.

"Beberapa lembaga survei juga menempatkan pak Prabowo lebih unggul. Jadi menurut saya imbang. Yang menuntukan justrui wakil presidennya," katanya.


Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan akan mengusung Toomy Soeharto sebagai calon presiden dalam Pemilihan Umum 2019.

Tommy akan menjadi penantang Presiden Joko Widodo atau Jokowidalam perhelatan lima tahunan tersebut.

"Kami ya pasti mengusungkan pimpinan tertinggi kami, Hutomo Mandala Putra," ucap Badaruddin, seperti dilansir Tempo, Kamis, (8/2/2018)

Menurut dia, semua anggota partainya dan masyarakat mempunyai hak untuk memberi wacana terhadap figur capres.


Namun ia mengaku sedang terus mendorong Tommy Soeharto sebagai capres.

"Kami lakukan komunikasi politik antarpartai, terus berjalan sampai nanti bertemu di satu tujuan, siapa yang diusung dan ditetapkan KPU. Jadi kami akan maksimalkan," ujar Badaruddin.

Adapun mengenai strategi pemenangan Tommy, tutur Badaruddin, sama dengan pemilihan calon legislatif mendatang.

"Karena berbarengan, strategi pemenangannya tentunya beserta presiden mana, cawapres mana. Kami unggulkan nanti. Tentu semua caleg-caleg kami di semua tingkatan harus mempromosikan di wilayahnya untuk dimenangkan," katanya.

Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto berhasil menjadi salah satu partai baru yang lolos mengikuti Pemilu 2019.

Partai ini pun berpeluang menaruh wakilnya di Senayan, termasuk mendukung capres dalam pilpres 2019.

Sampai saat ini, capres yang telah dideklarasikan adalah Joko Widodo.



Jokowi telah mendapat dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai NasDem, Partai Golongan Karya, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Persatuan Indonesia, dan Partai Solidaritas Indonesia.

Partai Gerakan Indonesia Raya sebagai partai oposisi pemerintah sudah merencanakan untuk mendeklarasikan Prabowo Subianto.

Sementara itu, partai lain, seperti Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa, belum menentukan arah dukungannya. (*)

 trb

Bak Film Hollywood, Penjahat Terkenal di Prancis Kabur dari Penjara Dijemput Helikopter

Seorang penjahat terkenal di Perancis berhasil melarikan diri dari penjara pinggiran kota Paris di Reau dengan dijemput sebuah helikopter.



Helikopter dibajak dari instruktur penerbangan dan mendarat di halaman penjara sekitar pukul 11.15 waktu setempat. Demikian keterangan dari Menteri Kehakiman Perancis pada Minggu (1/7/2018) seperti dilansir dari AFP.

Bak film action ala Hollywood, Redoine Faid (46) kabur dari penjara dengan bantuan dua orang kaki tangannya yang menggunakan bom asap dan gerinda untuk masuk ke ruang kunjungan.

Dua pria tersebut mengenakan pakaian serba hitam dengan membawa senapan serbu, kemudian meledakkan bom asap. Selanjutnya, mereka menerobos masuk ke ruang kunjungan penjara.

Mereka masuk ke dalam fasilitas tersebut ketika Faid sedang berbicara dengan saudara laki-lakinya, yang kemudian dibawa ke tahanan.

Kawanan penjahat itu kabur secara cepat dengan operasi pelarian bergaya komando yang berlangsung hanya 10 menit.

Sementara, sipir tidak bersenjata berusaha menyelamatkan diri ke tempat aman dan menyalakan alarm.

Aksi ini merupakan kedua kalinya bagi Faid untuk melarikan diri dari penjara melalui cara yang spektakuler. Pada 2013, dia meledakkan jalan keluar dari penjara di Perancis utara menggunakan dinamit.

Kini, polisi di seluruh negeri meluncurkan pencarian masif terhadap Faid.Penjahat tersebut mengaku aksi kriminalnya terinspirasi dari film Hollywood seperti Scarface dan Heat.

Sumber

Lihat Mbappe, Maradona Teringat Pasangan Emasnya di Argentina

Penampilan luar biasa ditunjukkan penyerang Prancis, Kylian Mbappe, saat menghadapi Argentina di babak 16 besar Piala Dunia, Sabtu 30 Juni 2018. Pemain 19 tahun ini menyumbangkan dua gol sekaligus membawa Prancis menang 4-3.

Legenda Argentina, Diego Maradona, yang menyaksikan langsung di Kazan Arena, memuji kehebatan Mbappe. Dia langsung teringat pasangan emasnya di Argentina, Claudio Caniggia.

"Argentina terus menyerang pertahanan Prancis dan membuat kesalahan dengan memberikan ruang untuk Mbappe, yang mirip dengan Caniggia di masa muda," kata Maradona pada TeleSUR.

Maradona mengkritik kinerja bek Argentina, Marcos Rojo, yang mengawal Mbappe. Rojo membiarkan Mbappe masuk ke area penalti dan menjatuhkannya.


"Seharusnya, dia langsung mengadang dan menghalangi Mbappe sebelum dia mengalirkan bola ke depan," tutur Maradona.

Argentina harus tersingkir di babak 16 besar. Sedangkan Prancis melaju ke perempat final dan akan menantang Uruguay.

v

Anies Bersyukur Pemerintahan Jokowi Tiru Kebijakannya

Keputusan Bank Indonesia (BI) yang melonggarkan ketentuan loan to value (LTV) dan financing to value (FTV), disambut gembira Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dengan peraturan baru ini, pembelian rumah pertama bisa dilakukan tanpa uang muka atau down payment.

Anies mengaku bersyukur karena gagasannya memfasilitasi warga untuk membeli rumah tanpa DP sudah ditiru pemerintah pusat lewat kebijakan BI tersebut.

"Kami bersyukur bahwa apa yang menjadi inisiatif di Jakarta, sekarang juga dilaksanakan di level nasional," ujar Anies, Sabtu (30/6).

Anies mengatakan, pembebasan DP merupakan solusi dari masalah yang selama ini dialami masyarakat. Seringkali, masyarakat mampu membayar cicilan rumah per bulan. Namun, tidak mampu membayar uang muka.

Kondisi ini berbeda dengan kredit kendaraan bermotor yang uang mukanya sering diringankan. Akibatnya, jumlah motor dan mobil menjadi semakin banyak.


"Nah, rumah yang merupakan kebutuhan pokok, sandang, pangan, papan, itu kami mudahkan. Jakarta (sudah) mulai dan sekarang nasional mengadopsi, kami apresiasi," katanya.

Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan untuk memberi kebebasan kepada perbankan untuk mengatur rasio LTV kedit properti dan pembiayaan properti fasilitas rumah pertama untuk semua tipe. (nas)

Yunarto Wijaya :Quick Count Kalah Lembaga Survei Disalahin, Real Count Kalah KPU Disalahin

Yunarto Wijaya angkat bicara soal adanya pihak yang menyalahkan hasil quick count oleh lembaga survei.



Direktur Charta Politika tersebut juga menyinggung tentang hasil quick count Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta silam.

Menurutnya, pihak yang kalah dalam Pilkada DKI Jakarta tidak melakukan protes.

Berbeda halnya dengan beberapa pihak yang saat ini melakukan protes lantaran kalah dalam quick count Pilkada Serentak 2018.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yunarto melalui kicauan Twitternya, Jumat (29/6/2018).

"Pilkada DKI yang kalah perasaan gak ada yg protes sama quick count tuh.

Kenapa tiap yg itu kalah ya keributan selalu muncul?

Jelas2 yg ketahuan ngibul pas quick count 2014 siapa?," kicau Yunarto.

"Quick Count kalah lembaga survei disalahin, Real Count kalah KPU disalahin, Dis Count kurang pedagang disalahin," imbuh Yunarto dalam kicauannya.

Hasil quick count Charta Politika

Dari press release, Charta Politika diketahui telah melakukan hitung cepat (quick count) dibeberapa daerah diantaranya;

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar dan Belitung.

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Pangkal Pinang dan Kota Bogor.

Dalam penghitungan cepat, Charta Politika memilih sampling secara acak dengan metode Stratified Cluster Sampling dengan tingkat kepercayaan 99 persen.

Di setiap TPS sampling, Charta Politika menugaskan satu kontributor relawan untuk mencatat hasil pemilihan dan mengirimkannya ke server yang ada di Jakarta.

Satu relawan hanya ditugaskan di satu TPS yang sudah ditetapkan.

Berikut ini hasil quick count Charta Politika.

Provinsi Sumatera Utara

1. Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah: 59,98 persen suara.

2. Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus: 40,02 persen suara.

Provinsi Jawa Timur

1. Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak: 53,48 Persen Suara.

2. Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno: 46,52 persen suara.

Provinsi Jawa Barat

1. M. Ridwan Kamil - UU Ruzhanul Ulum: 33,51 persen suara.

2. Hasanuddin - Anton Charliyan: 11,41

3. Sudrajat - Ahmad Syaikhu: 30,12

4. Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi: 24,96

Pendukung Sudrajat Syaikhu tak percaya hasil quick count

Diberitakan sebelumnya, pasangan cagub-cawagub Jabar yang diusung PKS, PAN, dan Partai Gerindra yakni Sudrajat - Akhmad Syaikhu menempati urutan kedua dalam quick count sejumlah lembaga.

Beberapa hasil survei, di antaranya Litbang Kompas, Charta Politika, LSI Denny JA, SMRC, dan Populi kompak menyebutkan bahwa pasangan nomor urut 1, yakni Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) yang diusung oleh Hanura, NasDem, PKB, dan PPP unggul dalam hasil quick count.

Menanggapi keunggulan pasangan Rindu, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, menyebut bahwa cagub dan cawagub yang diusung Partai Gerindra menang lewat hasil survei internal, dilansir TribunWow dari Kompas TV.

Ia menambahkan bahwa Partai Gerindra tak memercayai hasil survei yang dilakukan lembaga-lembaga survei.

"Saya mengatasnamakan DPD Gerindra Jawa Barat, bahwa di Jawa Barat lembaga-lembaga survei yang konon katanya memiliki kredibilitas tinggi itu kami justru mohon maaf, dengan segala hormat kami tidak percaya," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar usai pencoblosan dan pengumuman hasil hitung cepat, sebagaimana dilansir TribunWow.com dari Kompas.com.

"Jadi kami menganggap perhitungan internal kami, kalau boleh klaim, kami menang," tambahnya.

Meskipun demikian, Mulyono menyebut bahwa untuk menjaga demokrasi agar tetap berjalan sehat, dirinya menyebut bahwa Partai Gerindra akan menunggu hasil perhitungan resmi dari KPUD Jawa Barat.

Berikut hasil hitung cepat beberapa lembaga survei di Pilgub Jawa Barat 2018, dilansir dari Kompas.com.

1. Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum (Hanura, NasDem, PKB, PPP)

Litbang Kompas: 32,54%
LSI Denny JA: 32,98%
SMRC: 32,26%
Populi: 33,25%

2. Tubagus - Anton Charliyan (PDI Perjuangan)

Litbang Kompas: 12,20%
LSI Denny JA: 12,98%
SMRC: 12,77%
Populi: 12,42%

3. Sudrajat - Akhmad Syaikhu (PKS, PAN, Gerindra)

Litbang Kompas: 29,53%
LSI Denny JA: 27,98%
SMRC: 29,58%
Populi: 28,74%

4. Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (Golkar, Demokrat)

Litbang Kompas: 25,72%
LSI Denny JA: 26,07%
SMRC: 25,38%
Populi: 25,59%

Sumber

Sabtu, 30 Juni 2018

Dua Opsi untuk Keluarga Korban: Angkat Mayat atau Relakan Tetap Berada di Dasar Danau

Pencarian hari ke-13, Sabtu (30/6/2018), tim gabungan Basarnas masih belum menemukan 164 korban hilang akibat tenggelamnya KM Sinar Bangun.



Bahkan, alat canggih dan personel khusus telah dikerahkan.

Terbaru Basarnas dan KNKT akan mendatangkan robot yang bisa mengikatkan tali ke jasad korban yang sudah direkam ROV di kedalaman 450 meter.

Sebelum pengangkatan mayat tersebut, Bupati Simalungun, JR Saragih berencana mengumpulkan keluarga korban.

JR Saragih menawarkan dua opsi kepada seluruh keluarga korban dan meminta pendapat atas tawaran tersebut.

Opsi pertama, yakni tetap melakukan pengangkatan mayat korban tetapi bisa saja tubuh tidak lagi dalam keadaan utuh.

Sementara, opsi kedua, merelakan mayat berada di dasar danau.

Tenggelam Terlilit Tali Kapal di Dasar Danau Toba

"Saya sebagai pemerintah daerah sini ingin mengumpulkan seluruh keluarga korban membicarakan risiko. Bisa saja ditarik, tapi jenazah bisa hancur. Mau tidak? Bisa saja dapat tangannya saja," kata Saragih saat mengunjungi Posko Basarnas Bencana KM Sinar Bangun di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sabtu (30/6/2018).

"Nah, kalau tidak ada jalan lagi (mayat tidak diangkat), apakah keluarga korban rela?" tambahnya.

JR memastikan memberikan sepenuhnya kepada keluarga korban untuk menentukan pilihan.

Seperti diketahui, Basarnas telah menambah waktu pencarian selama tiga hari.

Jika setelah tiga hari tidak menemukan hasil, tim pencarian masih menunggu perintah dari pusat.

Sebelumnya Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan mengatakan Basarnas dan tim gabungan menyiapkan dua opsi seperti yang dilontarkan JR.

"Kita sudah berunding dengan Pemkab, dan keluarga korban. Jadi ini masih rencana ya, apakah ini akan dilakukan pengangkatan atau tabur bunga dan mendoakan korban," kata Budiawan, Jumat (29/6/2018).

Budiawan mengungkapkan bahwa dari dua opsi tersebut nantinya akan dirundingkan dengan Pemda, Basarnas, dan keluarga korban penumpang KM Sinar Bangun.

Di mana opsi pertama adalah merelakan korban KM Sinar Bangun tetap berada di dasar danau.

Lalu opsi kedua, tetap akan dilakukan pengangkatan jasad korban KM Sinar Bangun tapi memerlukan waktu yang lama.

"Dalam proses evakuasi di hari ke-12 ini, Tim SAR gabungan masih mengandalkan Pukat Harimau dan ROV. Di mana, ROV yang bekerja di bawah Danau Toba akan dibantu dengan alat terbaru juga sudah didatangkan untuk memperkuat lebih jelas gambar dari ROV soal temuan objek dari KM Sinar Bangun," ujarnya.

Hingga saat ini sesuai dengan data resmi yang dikeluarkan oleh Basarnas, sebanyak 164 orang korban KM Sinar Bangun masih dinyatakan hilang.

Sementara korban selamat sebanyak 21 orang, serta 3 penumpang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Sumber

Cerita Tompi Soal Anak Kecil yang Ditolak Dokter Untuk Sunat Karena Gemuk : Bisa Dimanipulasi

Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi baru-baru ini menceritakan sebuah kasus yang ia alami.



Kasus tersebut adalah tentang seorang anak yang beberapa kali ditolak oleh tempat sunat.

Hal itu lantaran kondisi tubuh sang anak yang cenderung berisi alias gemuk.

Alasan tempat sunat itu menolak untuk menyunati sang anak adalah karena menurut mereka hal itu sangat sulit.

Setelah mencari kesana kemari, sang anak beserta orangtuanya pun akhirnya datang menemui Tompi untuk menyunati anak mereka.

Padahal sang orangtua sempat bercerita, bahwa sebelumnya mereka telah datang ke beberapa tempat sunat tapi selalu ditolak.

Dan solusi yang mereka tawarkan adalah menunggu sang anak berkurang berat badannya.

Rupanya hal itu malah semakin membuat orangtua sang anak bingung.

Bagaimana nanti jika sang anak tak kunjung berkurang berat badannya atau kurus?

Kejadian itu rupanya mendapat perhatian tersendiri untuk Tompi.

Sebagai dokter yang notabene paham dengan maksud penolakan dari tempat sunat sang anak sebelumnya, Tompi pun menuangkan pesannya melalui unggahan tersebut.

Ada kejadian unik di mingu ini.

Sy kebetulan “bantu” nyunatin (khitan) 2 anak kemarin .

Kebetulan anak nya rada gemukan,

sehingga terkesan yang akan disunat tenggelam.

Yg menarik adalah keinginan mrk utk disunat DITOLAK bbrp kali di tempat sunat alasannya krn ALASAN gemuk.

Solusi yg ditawarkan adalah TUNGGU sampai anak nya KURUSAN ,

Yg bingung orang tuanya “kalo anaknya gak kurusan, gak sunat terus dong...”

Bila boleh sy berpesan,

gak pa2 nyunatin anak yg gemuk,

memang biasanya tenggelam krn lemak daerah perut bawahny,

tp bs dimanipulasi dengan cara tekan sedikit daerah bawah perutnya niscaya yg akan disunat nonjol jelas sehingga bs di op.

Sumber

Disopiri Langsung Mahathir, Jokowi Diajak Ngebut Naik Mobil Proton

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan pengalamannya mengendarai mobil Proton (Perusahaan Otomobil Nasional Malaysia) bersama Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad ketika berkunjung ke Malaysia pada 2015. Saat itu Mahathir merupakan Chairman Proton. Dengan kecepatan tinggi Jokowi dibawa ngebut bersama Mahathir.

"Saya ingat betul tahun 2015 saat saya berkunjung ke Malaysia ke Kuala Lumpur diajak oleh Bapak Tun Mahathir untuk test drive mobil Proton disetiri sendiri oleh Bapak Tun Mahathir dengan kecepatan 180 km per jam, sangat cepat sekali," kata Jokowi sambil tertawa mengenang hal tersebut di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6).

Walaupun dibawa dengan kecepatan 180 km/jam, Jokowi mengaku tidak takut. Sebab, dia tidak meragukan kelihaian Mahathir mengendarai mobil pabrikan Malaysia tersebut.


"Tapi saya tidak takut saya tidak khawatir karena drivernya adalah Bapak Tun Mahathir. kalau drivernya bukan beliau saya kira-kira saya takut," papar Jokowi.

Tidak hanya Jokowi yang ingat dengan kenangan itu. Mahathir yang berada di sebelah Jokowi mengaku takut ketika membawa Jokowi. Pasalnya, kata dia, ketika itu dia bukan menjabat menjadi perdana menteri.

"Saya merasa takut bila menyetiri Presiden karena saat itu saya bukan Perdana Menteri. saya jadi test driver, jadi lakukan saja dan kita gunakan test track, dan berbelok-belok," kata Mahathir sambil tersenyum. [rzk]

Istri baru Caisar Tidak Larang Sang Suami Joget, Asalkan...

Nama Caisar Aditya Putra dikenal pertama kali karena jogetnya yang kocak dan khas di program televisi.



Seperti yang diketahui sebelumnya, Caisar telah menikah dengan Indadari pada 2014, tetapi bercerai pada 2017.

Sebelum bercerai dengan Indadari, Caisar pun berhijrah meninggalkan dunia entertainment.

Kini Caisar telah bercerai dengan Indadari. Kabarnya alasan mereka berpisah karena diisukan Indadari yang tidak mengizinkan Caisar kembali ke dunia entertainment.

Pada hari ini, Sabtu (30/6/2018) Caisar telah mendapat istri baru dan melepas masa dudanya.

Perempuan yang dinikahinya itu seorang janda bernama Intan Sri Mardiani atau Alamaratu Intan.

Lalu apakah Intan akan melarang Caisar berjoget di televisi?

Intan pun menjawab dengan santai.

"Aku mah enggak larang-larang dia. Dari awal aku kenal kan udah joged. Ya asal dia ini aja lah. Karena di sini kan yang harus dibahagiain bukan istri saja tapi keluarga juga," ungkap Intan saat Grid.ID temui usai ijab kabul di kediamannya Cimahpar, Bogor, Jawa Barat.

Caisar pun menambahkan "Malah dia mendukung, yang penting bahagia. Mengerti banget," balas Caisar.

Dari pernikahannya ini Caisar berharap bisa menjadikan pelajaran dari pernikahan yang sebelumnya.

"Alhamdulillah jadi pelajaran semoga sampai kakek nenek bisa bahagia. Intinya saya ingin membahagikan istri bagaimana kita mencintai sesama manusia," jelas Caisar.

Caisar pun meminta doa supaya pernikahannya ini langgeng.

"Terima kasih telah mendoakan saya. Semoga menjadi suami istri, istri saya menjadi solehah, saya soleh. Doakan semoga saya langgeng samawa. Minta support yang baik, positif dengan pemikiran dengan cintaku padamu," pungkas Caisar.

Sumber
Jumat, 29 Juni 2018

Ucapan Selamat Ulang Tahun Anies untuk Ahok, Begini Doanya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat ulang tahun kepada mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Diketahui, Ahok hari ini ulang tahun yang ke-52 tahun.

"Selamat ulang tahun, mudah-mudahan selalu sehat," kata Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/6).

Anies juga mendoakan agar Ahok dapat menjalin hubungan baik dengan semua pihak. "Dan mudah-mudahan juga dengan semuanya berinteraksi baik," ujar Anies.

Selain mendoakan Ahok, Anies sebelumnya juga mendoakan Wagub Sandiaga Uno yang berulang tahun pada Kamis (28/6) kemarin.


"Alhamdulillah Bang Sandi selalu tentu sehat, bahagia. Saya WA (whatsApp) terus sama dia meski dia di Amerika," ujarnya.

Mantan Mendikbud itu berharap Sandi dapat terus berkarya untuk Jakarta bersamanya.

"Yang penting Bang Sandi makin bisa berkarya untuk Jakarta. Kita terus bisa bekerja dan bermitra untuk Jakarta," tandasnya. meerde

Melihat Ibunya Dianiaya Oleh Ayahnya, Lihat yang Dilakukan Bocah Ini

Sebuah rekaman video yang terjadi di Tiongkok beredar ke media sosial.

Dalam video itu terlihat perlakuan brutal seorang pria ke istrinya.



Di video tersebut, pria itu menganiaya istrinya hingga tak berdaya.

Namun, di antara perkelahian itu, ada putra mereka.

Perkelahian itu terjadi di pinggir jalan.

Tak ada orang disekitar yang menolong wanita tersebut.

Nah, yang menegangkan ketika si bocah melakukan tindakan untuk membela ibunya.

Awalnya, bocah itu berdiri terdiam.



Namun, melihat ibunya tak berdaya dia mengahmpiri ayahnya.

Bocah itu mencoba melerai perkelahian orang tuanya.


Bahkan, dalam video tersebut bocah itu berusaha memukul ayahnya.

Pukulan itu sepertinya bertujuan untuk menjauhkan ayahnya dari ibunya.



Tapi apa daya, tindakan bocah itu tak menyurutkan emosi di dalam diri ayahnya.

Malah ayahnya semakin brutal memukuli ibunya.

Belum jelas apakah polisi menindaklanjuti kasus ini.

Sumber

Prestasi Membanggakan NasDem, Manuver Curi Start dan Partai 'King Maker'

Ketika perolehan kursi gubernur oleh PDI Perjuangan melorot, Partai NasDem sebagai partai yang baru berusia sekitar enam tahun justru menorehkan prestasi membanggakan. Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei memperlihatkan, 10 calon yang diusung NasDem memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Dari 10 calon itu, empat diantaranya merupakan kader internal. Mereka adalah Ali Mazi (Sulawesi Tenggara), Viktor Laiskodat (Nusa Tenggara Timur), Sutarmidji (Kalimantan Barat), dan Herman Deru (Sumatera Selatan).

Hal menarik yang bisa dicermati dari manuver NasDem adalah keberaniannya 'mencuri start'. Selain itu, NasDem di bawah kendali Surya Paloh seolah ingin mencitrakan diri sebagai partai 'King Maker'.

Disebut 'curi start' karena dalam beberapa kasus, NasDem mengambil inisiatif untuk melirik, mendekati, dan menginisiasi seorang figur berprestasi sebagai calon kepala daerah sebelum partai politik yang lain. Tak cuma lebih dahulu menginisiasi, NasDem pula yang secara resmi membebaskan para calon yang diusungnya dari mahar atau biaya politik. "Politik Tanpa Mahar," begitu tagline NasDem sejak 2016.

Tagline ini seolah menyindir atau menepis keluh-kesah Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra itu pernah menyatakan tak terlalu memperhatikan soal prestasi dan latar pendidikan seseorang yang berniat menjadi kepala daerah. Dia mengaku lebih peduli berapa besarnya tabungan yang di miliki si calon.

Sebaliknya NasDem, selain memperhatikan prestasi seorang bakal calon, juga melibatkan empat lembaga survei (Indikator, Indo Barometer, Polmark Indonesia, dan Charta Politika) mengawal popularitas dan elektabilitas dari bakal calon dan pasangan yang bakal diusung.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyatakan, keberhasilan NasDem di Pilkada 2018 karena selalu mengedepankan gagasan politik tanpa mahar. Hal ini membuat para calon kepala daerah yang potensial lebih memilih maju lewat NasDem.

Ridwan Kamil (RK), walikota Bandung yang baru saja memenangi pemilihan gubernur Jawa barat versi hitung cepat punya kesaksian soal tagline NasDem. Selama setahun dia menjalani proses perjodohan politik, hanya Partai NasDem yang betul-betul melakukan politik tanpa mahar.

"Partai ini sudah betul-betul di depan mata saya, menunjukkan idealisme, menunjukkan kemartabatan dalam membangun demokrasi Indonesia, sehingga orang-orang baik bisa terjun membela Indonesia melalui partai ini," tutur RK di hadapan ribuan kader dan bakal calon anggota legislatif NasDem, 4 Maret 2018.

Terhadap RK, NasDem melakukan manuver 'curi start'. Seperti diketahui, saat maju sebagai calon walikota Bandung, pengusung RK adalah PKS dan Gerindra. Tapi untuk kontestasi tingkat provinsi, NasDem yang lebih dulu menginisiasinya. Pada 19 Maret 2017, NasDem medeklarasikan Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar di Monumen Bandung Lautan Api, Lapangan Tegalega, Bandung.


Saat deklarasi, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengajukan tiga syarat, salah satunya melawan arus logika politik yang lazim terjadi. Dia melarang RK masuk parpol manapun termasuk, NasDem. "Supaya bisa fokus menjalankan tugas sebagai pemimpin masyarakat Jawa Barat," ujar Surya.

NasDem juga menyalip parta-partai lain untuk mengusung Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Nasdem Jatim, Muzzamil Syafii pertama kali mengungkapkan ikhwal pencalonan Khofifah pada 12 Juli 2017.

Sebelumnya, pengurus NasDem Maluku Utara kedatangan utusan Komandan Korps Brimob Irjen Murad Ismail, 12 Juni 2017. Saat ditanya soal biaya formulir pendaftaran untuk Murad yang pernah menjadi mantan Kapolda Maluku Utara, seorang panitia dengan tegas menyatakan semuanya gratis.

Ketiga calon yang diusung NasDem tersebut, merujuk hasil hitung cepat sejumlah lembaga survey, berhasil memenangkan pertarungan. Meski di Jawa Barat, kemenangaan Ridwan Kamil untuk sementara masih 'diganggu' duet Sudrajat - Ahmad Saikhu (ASYIK) yang diusung Gerindra - PKS. Dua partai yang semula menjadi kendaraan politik RK itu dikenal solid, dan memberikan kejutan terhadap yang semula dianggap pasangan underdog.

"Harus diakui dan dipuji Partai Nasdem yg sedari awal: (1) paling awal mengusung kandidat berpotensi; (2) pantang meminta mahar; (3) kader2nya militan kerja lapangan yg pada akhirnya membuahkan kemenangan. Nasdem top kinerjanya ketimbang parpol2 besar yg sudah mapan," begitu cuitan Sosiolog UI Tamrin Amal Tomagola (@tamrintomagola), 28 Juni lalu.


Selama dua periode memimpin Bantaeng, kinerjanya dipuji banyak pihak dan benar-benar dirasakan masyarakat. Nurdin Abdullah menggandeng Andi Sudirman Sulaiman, adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Tapi NasDem justru bergandengan tangan dengan 'saudara tua' nya, Partai Golkar, mengusung Nurdin Halid.
Tak di semua daerah, pengurus NasDem menyerap idealisme dalam frekuensi yang sama. Di Sulawesi Selatan, misalnya. secara kasat mata sosok yang menonjol dari sisi prestasi dan kebersihan rekam jejak pribadinya adalah Nurdin Abdullah.

Berdasarkan hasil hitung cepat Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan LSI Denny JA, Nurdin Abdullah memperoleh suara 43.2 persen dan 42.9 persen. Sementara Nurdin Halid - Abd Aziz Qahhar Mudzakkar mendapat suara 28.9 persen (SMRC) dan 26.6 persen (LSI).

Semoga NasDem benar-benar konsisten dengan taglinenya. Tak menagih balas budi di kemudian hari. Atau merecoki para kader dan figur kepala daerah yang terpilih berkat sokongannya. Semoga...!


(jat/jat)
Kamis, 28 Juni 2018

MK Copot Pasal UU MD3, Ketua DPR: Inilah yang Terbaik Bagi Rakyat

Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan sejumlah pasal di UU MD3, termasuk yang memuat kewenangan DPR memanggil paksa seseorang atau kelompok. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghormati keputusan MK tersebut.

"Bagi kami sesuai dengan komitmen awal, apapun keputusan MK akan kami hormati dan dilaksanakan sepenuh hati," kata Bamsoet di DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Bamsoet menyebut putusan MK ini merupakan salah satu bentuk dari demokrasi. Bahwa jika ada aspirasi yang tidak tertampung di DPR, maka bisa dikoreksi di MK.

"Sehingga menurut saya hasil di MK inilah yang terbaik bagi rakyat," ujarnya.


Meski demikian, lanjut Bamsoet, DPR akan mencari cara lain untuk bisa menghadirkan pihak-pihak yang akan dimintai keterangan di DPR. Sebab selama ini menurutnya cukup sering ada pihak baik dari pemerintah atau perorangan yang tidak bersedia atau tidak memenuhi panggilan DPR.

"Bagi DPR akan kami berpikir bagaimana menyiasati berbagai pihak termasuk pemerintah yang diundang di DPR untuk memberikan keterangan tapi tidak hadir ya tentu kita tidak lagi bisa melakukan pemanggilan paksa. Ya cara-cara lebih elegan agar keinginan rakyat untuk minta penjelasan pemerintah melalui DPR untuk bisa dilaksanakan," tuturnya.

Sebelumnya, MK membatalkan pasal kewenangan DPR memanggil paksa seseorang atau kelompok. Kewenangan DPR memanggil paksa diatur dalam UU No 2/2018 tentang MD3 kini telah dianulir.

"Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian," putus Ketua MK Anwar Usman di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (28/6) kemarin.

Putusan tersebut menghapus Pasal 73 ayat 3 dan ayat 4 huruf a dan c serta Pasal 122 huruf k. Menurut MK, pasal yang dihapus itu menggeser kewenangan MKD lewat UU MD3.

Selain membatalkan kewenangan DPR memanggil paksa warga negara dan golongan, MK menghapus soal rekomendasi anggota Dewan yang dipanggil penegak hukum. Pemanggilan anggota dewan oleh penegak hukum hanya butuh izin presiden.

Dalam Pasal 245 ayat 1 UU No 2/2018 tentang MD3, pemanggilan anggota Dewan oleh penegak hukum harus lewat izin presiden dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pasal itu kini 'diubah' MK, sehingga pemanggilan anggota dewan hanya berdasarkan izin presiden.
(mae/hri)

90% Real Count KPU, Hasilnya Bikin 'Sedih' Sudrajat-Syaikhu, Ada yang Janggal?

Sistem informasi penghitungan suara (Situng) atau real count Pilgub Jabar sudah mencapai 90,90 persen per pukul 08.20 WIB, Jumat (29/6/2018). Pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum berada di posisi pertama dengan perolehan suara 33,22 persen.

Data yang sudah masuk berasal dari 68.137 TPS dari total 74.956 TPS atau 90,90 persen. Total suara yang masuk mencapai 20.610.783, di mana yang sah mencapai 96 persen atau 19.949.672 suara. Suara tidak sah 673.723.


Pasangan nomor 1 Ridwan Kamil-Uu unggul dengan perolehan suara 33,22 persen. Pasangan nomor 2 Tb Hasanuddin-Anton Charliyan 12,52 persen, pasangan nomor 3 Sudrajat- Ahmad Syaikhu 28,32 persen, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 25,95 persen.

Hasil real count belum bisa menjadi pegangan, meskipun suara yang masuk sudah 100 persen. Hasil akhir resmi berdasarkan rekapitulasi formulir C1 secara manual yang dilakukan KPU. Data real count dihitung berdasarkan salinan C1. KPU rencananya akan menetapkan hasil pemilihan pada 9 Juli mendatang. det

Berkat Robot ROV, Visual Diduga Jasad Korban KM Sinar Bangun Berhasil Terlihat di Dasar Danau Toba

Misteri keberadaan KM Sinar Bangun yang karam di perairan danau Toba telah memunculkan banyak spekulasi masyarakat.



KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, pada Senin 18 Juni 2018 lalu.

Bahkan belakangan, sebuah foto hoaks bangkai kapal KM Sinar Bangun beredar di dunia maya.

Hal ini seperti dikutip Grid.ID dari akun Twitter Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN mengunggah sebuah postingan pada 25 Juni 2018.

"Beredar foto KM Sinar Bangun di dasar Danau Toba. Foto ini Hoax. Foto editan. Hingga saat ini bangkai kapal belum ditemukan secara pasti. Apalagi difoto di dasar danau. Kedalaman dasar Danau Toba 490 m, kondisi gelap, dingin dan belum ada alat/penyelam hingga di dasar danau," tulis @Sutopo_PN dalam unggahannya.

Beredarnya foto hoaks tentang bangkai KM Sinar Bangun yang ditemukan di dasar Danau Toba membuat Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho berang.

Dikutip dari Kompas.com, di grup Whatsapp Medkom Bencana 4 yang diikuti Kompas.com, Sutopo menegaskan bahwa foto bangkai KM Sinar Bangun itu adalah hoaks atau palsu.

"Sudah saya bilang hoaks fotonya. Masih juga ngeyel. Pakai logika saja, tidak mungkin bisa foto di kedalaman 490 meter. Kecuali pakai kapal selam riset Shinkai milik Jepang," kata Sutopo, Selasa (26/6/2018).



Dia lalu menjelaskan, kegelapan di perairan dalam semakin bertambah seiring kedalaman laut atau danau.

Keadaan gelap dan pekat yang mendominasi dimulai pada kedalaman lebih dari 200 meter.

Situasi ini diikuti dengan penurunan suhu yang memisahkan antara air permukaan yang hangat dan air kedalaman yang dingin.

Dikutip dari Tribun Medan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mulai menurunkan alat canggih dalam pencarian bangkai KM Sinar Bangun.

Sejumlah peralatan seperti Multi Beam Echo Sounder digunakan untuk memetakan kondisi di dasar Danau Toba.

Adapula Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot di bawah air ditujukan untuk memastikan indikasi bangkai kapal dengan cara menangkap visual objek yang ditemukan secara langsung.

Berdasarkan unggahan akun Twitter resmi Humas Basarnas pada 26 Juni 2018, robot ROV ini diketahui bisa digunakan hingga kedalaman 1000 meter.

"Pemasangan remoted underwater operated vehicle (rov) yg dpt digunakan hingga kedalaman 1000meter..pencarian km sinar bangun ini dipimpin langsung oleh kepala basarnas..mohon doanya agar km sinar bangun bisa segera ditemuakan..avignam jagat samagram," tulis @humas_basarnas.

Hari pertama pencarian bangkai kapal menggunakan ROV pada Rabu (27/06/2018), robot tersebut beroperasi dengan baik hingga kedalaman 450 meter.

ROV bahkan mencapai dasar danau di sekitar lokasi yang diduga jadi tempat karamnya kapal.

Meski demikian, ROV belum menemukan langsung objek yang diperkirakan sebagai KM Sinar Bangun.

Operasi hari pertama dipimpin langsung Kepala BASARNAS Marsekal Madya Saugy dan didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL, BMKG, PT. PADI, dan PT MGS.

Memasuki hari kedua, Kamis (28/6/2018) pencarian lokasi KM Sinar Bangun, robot di bawah air berhasil mendapatkan visual sosok jenazah yang diduga merupakan korban kapal tenggelam.

Hal ini diungkapkan oleh sumber Tribun Medan.

Dia membenarkan bahwa visual yang diambil dari dasar perairan itu merupakan foto yang diambil dari robot ROV dari dasar danau di kedalaman 450 meter.

Terlihat dalam foto yang beredar di grup whatsapp, mayat diduga korban kapal tenggelam tampak tidur terlentang di dasar danau.

Bagian kakinya tampak terlihat jelas.

Dalam data foto, kedalaman robot penyelam mengambil gambar berada di posisi 454,7 meter.

Jika benar posisi kapal tenggelam sudah dipetakan dan visual pun sudah diperoleh, dengan demikian Basarnas tinggal memaksimalkan usaha untuk menanggkat bangkai kapal dan korban tenggelam.

Dimana upaya pengangkatan ini sudah dinantikan keluarga korban yang menunggu jenazah anggota keluarganya untuk dimakamkan secara layak.

Sumber

Terkuak Biaya Layanan Syahrini Saat di Bandara Sambil Nunggu Pesawat Boarding, Totalnya Menakjubkan!

Syahrini, penyanyi solo asal Bogor, selalu menarik perhatian banyak orang untuk setiap tingkahnya.

Bukan saja unggahan doi saat jalan-jalan ke luar negeri, namun untuk mengintip penampilannya di
setiap negara pasti berbeda dan menarik.



Kalian semua pasti tahu dong ya, bagaimana setiap berpenampilan pasti terkesan simpel namun memiliki salah satu koleksinya dengan harga fantastis.

Dan kali ini bukan soal fashion yang digunakannya saat perjalanan jauh, namun salah satu fasilitas saat di bandara.

Kalian semua pasti tahu, doi selama ini terkenal sering menggunakan jet pribadi saat melakukan perjalanan dibeberapa negara.

Dan kali ini, terkuak salah satu layanan di bandara saat doi menunggu pesawatnya boarding sambil berpose dimobil sedang privat.

Intip fotonya dulu yuk.

Terlihat dalam gambar tersebut, Incess sedang berpose dimobil bertuliskan The Private Suite di Los Angeles, California.

Konon mobil tersebut merupakan salah satu layanan dari bandara yang harganya cukup fantastis.

Kalian semua pasti bakal terkejut dengan harga layanan tersebut

Dalam akun @fashionsyahrini, terdapat bocoran untuk nominalnya lho.



Layanan tersebut untuk harga member bisa mencapai Rp 42.6 juta, sedangkan untuk biasa harganya bisa mencapai Rp 56.8 juta.

Itu hanya untuk biaya layanan tersebut sambil menunggu pesawatnya boarding, pokoknya serba VIP dan ternyata itu diluar harga tiket.



Kita intip komentar para netizen yuk.

ms.cinthya, "Uangnya banyak banget sih."

diniolivia14, "Aq yakin incess mainannya dollar..jadi wajar laa kalo di rupiahin guede bingiiittss."

aries_moel, "Gila cuma Fasilitas aja segitu, apa lagi Tiket pesawatnya!?? OmG."

dalingdingasih, "Syukur alhamdulilah Allah bagi ences ujian melalui kemudahan dan kesenangan."

litatfn, "Wadauww nunggu doang loh ini nunggu doang .. ya ampun... bisa buat dp rmh."

Minat untuk mencobanya juga nggak?

Sumber